Jumat, 20 Februari 2015

Terlahir Kembar

Bandung, 12 Juni 1995. Lahir di Bandung, besar di Cikampek. Kami kembar, loh !! hahaha. Ya, kami terlahir kembar dengan berbeda kelamin. Dan sampai sekarang kami belum mempunyai adik lagi L .

Namaku Fanny Permatasari Manurung dan adikku Daniel Firdaus Manurung. Kami lahir hanya selisih 1 jam. Aku, lahir pukul 10.00 wib dan adik 11.00 wib.

Zaman dahulu kala, kami sering sekali bertengkar, tonjok-tonjokan bahkan pukul-pukulan. Masalahnya ? Hanya permaspermasalahan kecil saja. Dari mulai TK hingga SMP, kami masih sering bertengkar. Hingga pada akhirnya memasuki bangku Sekolah Menengah Atas, kami berdua sibuk dengan urusannya masing-masing. Kami jarang sekali bertengkar. Kami sering kali berdiam di dalam kamar, bermain handphone, bermain laptop, belajar atau tidur. Untuk bercanda, kami berdua sering kali bercanda tetapi ujungnya pasti bertengkar lagi. Oleh sebab itu mamah dan papah pusing jika membelikan barang untuk kami. Masing-masing dari kami harus mempunyai barang yang sama. Ntah ibu buku pelajaran, buku tulis, tas sekolah, sepatu sekolah, tempat pensil bahkan barang yg sepele seperti penghapus. Walaupun kami kembar tapi kami mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Aku, kelebihanku ; Rajin belajar. Makanya di bandingkan adikku, aku seringkali mendapatkan ranking di dalam kelas. Kekuranganku ; aku tidak pintar dalam hitung-hitungan bahkan mungkin bisa di bilang aku bodoh sekali dalam matematika, fisika dan kimia tapi ntah kenapa bisa masuk IPA, mungkin karena aku lebih menyukai biologinya dan daya tangkapku juga lemah, hahhaa. Sedangkan adikku, kelebihannya ; dia cukup pandai di bidang hitung-hitungan dan juga cukup daya tangkapnya pun cepat. Kekurangannya ; dia malas makanya dia ga pernah dapat ranking di kelasnya padahal dia pintar LJ

Di samping itu, ada rasa saling menyayangi dan melindungi di balik hati kami. Aku yg selalu mengawasi adikku dalam bergaul saat SMA. Adiku kadang menemaniku berpergian ke suatu tempat. "Saling melengkapi" itulah kami. Tidak berbicara lewat bibir tapi hati kami yg berbicara. Kami berdua hanya ingin membanggakan kedua orang tua kami. Melihat mereka tersenyum lepas. Melihat mereka mengatakan " Aku bangga punya anak seperti kalian ".


 Sekarang kami sudah dewasa. Kami sudah kuliah. Aku, fanny permatasari manurung kuliah di jurusan Keperawatan di Stikes Dharma Husada Bandung. Lantas adikku, daniel firdaus manurung ??. Dia kuliah di jurusan Teknik Sipil di Institut Teknologi Nasional Bandung. Kami berdua sma-sama berjuang untuk mu Papah dan Mamah. Berjuang mendapatkan gelar Skep, Ners dan ST bahkan membuat masa depan kita jauh lebih indah dari sekarang. Agar ketika mamah dan papah sudah lanjut usia, kami yg bergantikan mengurus kalian sama seperti saat kalian mengurus kami.
Doakan kami mam, pap  -Sekian-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar