Jomblo ??? ngomongin
kata jomblo ada banyak kata yang gue baca. Baik di social media ataupun di
google bahkan ada yang bilang langsung di hadapan gue. Semudah itukah wajah gue
terlihat seperti jomblo? Atau di jidat gue tertulis “jomblo yang sedang cari
pacar anak teknik” Biar gue klarifikasi mana pendapat yang menurut gue benar
dan mana yang menurut gue salah. INGAT !! MENURUT GUE LOH. JANGAN NGOTOT YE !
hahaha.
Yang pertama, ada yang
bilang “ Jomblo itu nasib bukan takdir “. Benar atau salah ya ?? menurut gue sih
(sambil pegang dagu), ada benarnya juga. Menurut guru yang pernah menjelaskan
tentang nasib dan takdir katanya kalo “ nasib itu bisa di rubah, kalo takdir
itu tidak bisa di rubah “, berarti kesimpulannya pendapat yang pertama BENAR
bahwa jomblo itu nasib karena dapat di ubah dengan manusia dan bukan takdir
yang hanya dapat diubah oleh Yang Maha Kuasa. Yeah !!! prokk.. prok.. prokk..
#tepuk tangan
Yang kedua, ada yang
bilang “ Jomblo itu nasib, single itu prinsip “. Benar atau salah ya ??. kalo
yang satu ini sepertinya rumit, serumit percintaan gue yang selalu kandas di
saat pdkt’an haha. Jangankan kata itu yang bikin bingung kata “ jomblo dan single
aja juga bingung. Padahal makna dan artinya sama. Sama-sama gak punya pacar
contohnya, sama-sama sendiri dan sama-sama pengen punya pacar. Katanya lagi sih
lebih baik di bilang single daripada di bilang jomblo SEBAB single lebih
elegant panggilannya di banding jomblo. Rumit ya ? tapi artikel yang satu ini
pasti ga buat rumit kaya pendapat di atas loh. Mungkin kalian bisa berkaca dari
ini. Apakah kalian jomblo takdir, nasib atau prinsip hahaha. Cekidottt..
1. JOMBLO KARENA TAKDIR (Tuhan yang berkehendak)
-
Wajah tidak menarik alias tidak mendukung (kasarnya sih
jelek).
-
Udah jelek belagu pula.
-
Udah kere sok tajir.
-
Merasa kegantengan di depan cewe.
-
Gak bisa ngertiin wanita.
-
Kurang PeDe deketin wanita.
-
Gak sadar selalu pengen dapet wanita cantik dengan muka yang 12
pas.
-
Selalu kalah bersaing dengan pria lain.
2. JOMBLO KARENA NASIB (Dia yang nentuin)
-
Muka ganteng.
-
Playboy cap odol.
-
Males punya pacar.
-
Lebih senang melakukan HTS [hubungan tanpa status].
-
Seneng maenin wanita.
-
Penjahat kelamin.
-
Kere jadi malas pacaran.
-
Males berjuang mencari wanita.
-
Suka ngegombalin wanita.
-
Tidak suka diatur dan terikat oleh wanita.
-
Atau jangan-jangan dia maho
3. JOMBLO KARENA PRINSIP (Karena bijak)
-
Menunggu seseorang yang pas dengan dirinya.
-
Setia menunggu mantan tuk balikan lagi.
-
Muka menarik.
-
Takut disakitin wanita.
-
Lebih senang jadi jomblo walaupun banyak wanita yang dekat.
-
Lebih suka maen bersama teman2nya.
-
Malas untuk kencan.
-
Senang jomblo karena bisa banyak temen wanita.
-
Gak pusing-pusing mikirin pacar.
-
Hidup dibawa bebas.
-
Senang bergaul dengan siapa saja.
(http://mail-chaozkhakycostikcomunity.blogspot.com/2013/02/perbedaan-jomblo-takdir-jomblo-nasib.html)
Nah, kalian
para fans galcin (gallery cinta) mau pilih yang mana ? yang pertama, kedua atau
ketiga juga tidak apa-apa kok hahaha. Yang jelas yang sesuai sama tipikal
jomblo kalian aja J
Yang
ketiga, ada yang bilang “ keep calm and jomblo woles”. Nah loh muncul lagi
kalian ini. Benara atau salah ya ??. Tapi sebelum benar atau salah memangnya
para jomblo bakalan woles kalo ada sepasang kekasih mengumbar mesra di depan
kalian ? atau di tanyangan sinetron yang bermesra-mesraan di layar tv gitu
misalnya?. Kebanyakan orang sih yg gue perhatikan bukan woles tapi sewot. Ntah
sewot karena cemburu ga punya pacar atau sewot karena iri. Iri dan cemburu ga
jauh beda kok. Sama-sama ngedumel dalam hati haha. Yang jelas, para jomblo ga
akan iri, cemburu bahkan agresif jikalau gak ada pemicunya. #CATAT !
Dan
banyak lagi kata-kata yang sering di temukan bahkan di jadikan foto bbm, di
upload ke facebook dan di oma google.
Sekilas
informasi tentang jomblo dan pendapat-pendapat tentang jomblo. Menurut kalian
dari paparan di atas tadi, jomblo itu apa sih ?? khususnya yang sekarang lagi
berstatus jomblo. Atau proses menjomblokan diri ? hahaha atau yang jomblo tapi
malu bagaimana ?
Kadang
orang bilang jomblo itu menyenangkan atau jomblo itu menyedihkan dan atau
jomblo itu SIKSAAN. Waduh, dasyat amat ya bisa jadi siksaan haha. Yang jelas,
menurut pandangan gue yang sudah lumayan lama ngejomblo dan selalu gagal dalam
pdkt’an. Jomblo itu kadang menyenangkan bila memang dalam situasi hati senang.
Bebas dari kekangan mantan misalnya atau bebas lirik kiri kanan yang cowo
ganteng atau cewe cantik. Tetapi kadang jomblo itu menyedihkan bila situasi
hati lagi galau. Melihat teman di jemput atau di anter pacarnya ke kampus
misalnya atau lagi suka sama satu orang eh orang tersebut suka sama orang lain
misalnya atau yang lebih parahnya lagi enak-enak pdkt’n sma org yg di keceng
tau-taunya dia minta di kenalin sama cewe lain yang jomblo juga. Sakitnya itu
loh yang bikin orang sampai bunuh mantannya. Eh, salah ya ? hehehe. Efeknya
jadi jomblo iru SIKSAAN deh.
Kemudian, apa alasan kalian ngejomblo ? ga
punya pacar ? jelas pasti. Ga PeDe sama wajah ? sebagian kali ya. Sering sakit
hati/disakiti ? mungkin atau mau focus sama kuliah dan kerja ?. Pastinya kalian
bisa jawab di hati kalian alasan kalian kenapa masih ngejomblo sampai detik
ini.
*****
Gue,
penulis cerita ini gak tau kenapa gue jomblo sampai detik ini. Apa gue jelek ? ga
ah gue manis kok. Apa gue ga putih kaya orang-orang korea dan cina sana ? ya,
itu sih mungkin tapi dengan warna kulit sexy gini kan gue pasti di bilang bule
gitu. Apa karena gue sedikit berjerawatan ? ya namanya juga masih remaja polos
gimana gitu jadi timbul jerawat-jerawat gitu, maklumlah 17++ gitu hahaha. Lagian
spesies kaya gue itu cuman satu di Indonesia, limited edition loh. Gak di obral
di pasar, pabrik bahkan mall-mall yang terkenal. Gue hanya bisa di temukan di
hati seseorang yang ikhlas sayang sama gue apa adanya dan menerika kekurangan
gue berserta kelebihannya. #ciyee hahaha. Jadi, gue rasa yang pernah pacaran sama gue
seharusnya beruntung sudah mengenal gue dan pernah memiliki gue, bukaannya
malah ‘disia-siakan’. #CATAT !
Kadang nih ya para
galcin lovers, kalo di tanya “sudah punya pacar dek ? “ atau “ teteh/kakak
sudah punya pacar belum? “. Gue selalu jawab “ hehehe, belum nih. Mau focus
dulu aja “. Pertanyaannya, focus apa ? cari pacar ? atau kuliah ?. Seandainya cari
pacar bisa mudah kaya di O*L dan Ber*iaga mungkin sudah pesan kali ya dari
dulu. Pacar super lengkap dan hemat kaya di C*C gitu. Tapi sayangnya cari pacar
itu sama kaya kita beli sepatu. Cocok-cocokan sama ukuran kaki kita. Kalo
kesempitan bikin sakit, kalo kelonggaran gak bisa di pakai, yang enaknya yang
pas-pas atau cari pacar itu kaya episode spongebob dan sandy. Cari jarum di
tumbukan jerami. Sangat sulit dan banyak tantangannya.
Seandainya cari pacar
itu bisa semudah dan gampang di temukan mungkin banyak yang punya pacar dan
sedikit yang ngejomblo. Dan seandainya semua manusia bersifat seperti spongebob
yang tulus menemani Patrick yang terkadang suka melupakan spongebob. Seandainya
juga ketika gue deket sama seseorang bisa kalinya gue ga jadi biro jodoh. Gue
juga cari pacar kali bukan nyariin seseorang buat pacaran sama orang lain.
Kutukan apa yang sudah
Tuhan berikan kepadaku hingga saat ini gue hanya di jadikan sebagai biro jodoh
oleh teman-teman dan abang-abangku. Gak ngerti kenapa bisa begitu tapi ya
memang ini kenyataannya. Mau nuntut, nuntut ke siapa ? mau curhat, curhat ke
siapa? Mau nangis, nangis ke siapa ? Setiap suka sama cowok pasti berakhir
‘Move On’. Mau berhenti suka tapi ntar
di sangka ‘lesbi’.
Gue gak mau berbicara
seandainya. Gue gak mau berangan-angan. Yang jelas, berangan-angan bagi gue ga
ngefek. Yang ngefek itu bertindak selagi gue masih mampu untuk tidak
berangan-angan. Cita-cita saja tidak hanya sebagai angan-angan saja tapi harus
di gapai. Ada usaha da nada kerja keras.
Hoy !!! gue bukan anak
kecil yang di tanya “ apa cita-citamu ? “, lalu menjawab “ jadi dokter atau
guru atau perawat “ sudah berhenti sampai di situ dan tidak ada tindakan sama
sekali. Gue belajar berlari mengejar apa yang gue inginkan dari cita-cita
termasuk cinta. Cita-cita sama aja seperti impian. Mau dapetin cowok ganteng,
pintar, multitalent, sederhana, tajir, baik hati, rajin menabung dan tidak
sombong. Itu namanya impian dan cita-cita. Yang namanya impian dan cita-cita
harus dikejar. Yang namanya mau dapetin cowok ganteng, pintar, baik, sabar,
rajin menanbung, tajir dan tidak sombong ya harus dikejar, harus berlari sejauh
mungkin untuk mendapatkannya. Ia tidak akan datang jika lo sndiri ga mau kerja
keras dan berusaha.
Kaya gue dong, sudah
lari, sudah mengejar, sudah berusaha tetapi dari 7 pria yang gue suka tidak ada
satupun yang gue dapetin. Putus asa ? ya jelas, pasti ada. Namun apa aku
menyerah ? tidak ! aku ga suka cuman gara-gara ga bisa dapatkan cowok itu gue
harus nyerah. Gue cukup mundur dan mencari yang baru jika memang menurut gue
itu sulit untuk gue dekati apalagi pacari.
(bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar